
Teman sejawat sekalian, berita ini memang tidak mengejutkan. Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid tempo hari mengatakan, pemerintah akan berupaya mengirimkan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri yang memiliki keahlian seperti perawat.
Permintaan tenaga perawat ke luar negeri menurutnya cukup besar, sayangnya tidak bisa dimanfaatkan oleh Indonesia dengan tidak tersertifikasinya para perawat Indonesia secara internasional.
"Kalau Filipina kan yang dikirim perawat-perawat tuh. Kalau Indonesia kan PRT (pekerja rumah tangga), sehingga hasilnya lebih gede perawat kan ketimbang PRT," demikian disampaikan Nusron di kompleks Kepresidenan, Jakarta.
Hal itu disampaikan Nusron usai bertemu Presiden Jokowi. Dia melaporkan secara relatif, kualitas TKI Indonesia rendah dibandingkan tenaga kerja dari negara lain. Selain itu perlunya pelatihan dan sertifikasi bagi para perawat Indonesia.
Menurut Nusron tercatat hingga 18 ribu perawat yang tidak bekerja secara tetap di Indonesia. Padahal permintaan perawat dari luar negeri khususnya Timur Tengah, Australia dan Eropa bisa hingga 15 ribu setahun.
Namun Indonesia tidak bisa mengirimkan sebab perawat yang dikirim harus disertiifikasi dengan NCLEX-RN (National Council Licensure Examination for Registered Nurses). Untuk Asia, sertifikasi itu baru bisa dilakukan di India, Filipina, Hong Kong dan Taiwan.
"Selama ini perawat Indonesia kalau mau mendapatkan itu harus datang ke Filipina. Kan mahal," lanjut Nusron. Oleh karena itu, dengan bantuan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) rencananya akan didatangkan penilai NCLEX-RN itu dari luar negeri untuk menyertifikasi para perawat Indonesia agar siap ke luar negeri.
Selain itu perawat Indonesia yang di luar negeri juga kata dia ada potensi dipulangkan jika belum mendapatkan sertifikasi tersebut. "Kita tahun ini, permintaan surplus yang tidak terpenuhi, yang nganggur perawat Indonesia itu sekitar 18 ribu. Yang tidak tertampung dari total lulusan," lanjutnya.
Demikian artikel tentang Lulusan Perawat 18 Ribu Masih Mengganggur ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Lulusan Perawat 18 Ribu Masih Mengganggur ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

